search
top

Mengekspresikan musik lewat indie #3



White Shoes & The Couples Company

White Shoes & The Couples Company

Setelah di pembahasan minggu lalu gue menyinggung(mudah2xan gak menyinggung kalian! Hahaha..kriuk kriuk…baru mulai dah mencoba garing…) tentang rekaman sendiri, memberikan lagu ke media, dan marketing/promotion lewat dunia maya seperti myspace, friendster, mailing list, multiply, dan lain-lain, sekarang ada beberapa cara lain yang juga bisa membantu kalian untuk berkreasi di musik (indie khususnya), yang antara lain dengan cara membuat manajemen band atau bergabung dengan manajemen band.

Manajemen band itu biasanya terdiri dari personal manager, road manager, stage manager, kru, stylist, soundman, visual, dokumentasi, dan lain-lain(kalau dirasa masih kurang bisa ditambahin hehehe). Yang paling simpel, band biasanya mempunyai 1 orang manager(yang tugasnya bisa merangkap semua diatas itu hehehe).
Manager sendiri juga bertugas untuk nyariin job, ngurusin kontrak, ngurusin jadwal latihan, dan mengurusi masalah jasmani dan rohani personil. Biasanya manger dapat minimal 10 persen dari pendapatan si band. Dan job desk yang lain seperti kru, soundman, etc itu untuk membantu penampilan si band supaya semakin baik. Kalau memang susah nyari manager atau buat manajemen sendiri, gabung aja sama manajemen band yang dah ada. Manajemen band ini kadang bisa mengurusi lebih dari 1 artis. tapi mereka mungkin mengambil persentase keuntungan lebih banyak dibandingkan jika si band punya managemen sendiri.

Lalu, apakah band lo sudah punya penggemar? Kalau sudah, apa yang lo lakukan supaya penggemar lo tetap loyal? Buat fan base! Intinya sih lo bisa membuat penggemar lo nyaman dengan lo sebagai musisi dan sebagai teman, bahkan keluarga. Perlakukan mereka dengan baik. Lo bisa maintanance penggemar lo dari ‘markas’ lo, bisa juga dari internet. Sebaiknya lo data pengemar-penggemar lo itu, dan libatkan mereka kalau ada suatu acara yang dibuat oleh band lo, atau mengikutsertakan band lo bermain disitu. Karena tanpa penggemar…you are nothing….hehehehe…

Sekarang, bagaimana jika materi album atau demo sudah ada, tapi lo kesulitan dalam masalah produksi? Sekarang bermunculan label-label indie baru dimana-mana, jadi kesempatan semakin bertambah banyak. Selain FFWD dan Aksara records yang sudah terkenal itu, ada Blackmorse records, demajors records, Maritime records, Lovely records, Sinjitos records, Paviliun, DE records, dll. Lo bisa ngadain kerjasama dengan label-label tersebut. Selain kerjasama distribusi dan promosi, lo bisa juga jadi nawarin demo untuk design menjadi artis mereka. Jadi lo gak perlu pusing-pusing mikirin biaya produksi rekaman, promosi dan lain-lainnya.
Jadi, mulailah berkarya sekarang, karena banyak jalan untuk bermusik! =)

*Semua photo diambil dari internet tanpa sepengetahuan yang punya! :)

Bookmark and Share

Leave a Reply

top